Sumanto Si Pemakan Manusia, Kini jadi Penyanyi & Penceramah

Channel: LawanLUPA

885,265

TIP: Right-click and select "Save link as.." to download video

Initializing link download... Initializing link download.....

Hampir 10 Tahun Bebas, Warga Purbalingga Masih Enggan Terima Sumanto.

Meski hampir 10 tahun bebas, sosok Sumanto masih lekat sebagai pemakan sesama. Sumantopun harus rela hari-harinya dihabiskan di Rumah Sakit khusus Jiwa Purbalingga akibat penolakan warga di kampung asalnya.
==============

Sumanto merengek ingin istri soleha berbody Dewi Persik.

Masih ingatkah Anda pada sosok Sumanto, pria yang pernah membuat geger Indonesia karena memakan daging manusia? Rupanya, saat ini Sumanto sedang gencar mencari pendamping hidup.

Dia tak punya kriteria yang neko-neko soal wanita. Sumanto hanya ingin wanita soleh tapi memiliki body se seksi penyanyi dangdut Dewi Persik. Setiap hari, ada saja rengekan yang dia keluarkan tentang pencariannya sosok pendamping hidup.

"Sing penting wadon karo rajin sholate (yang penting perempuan dan rajin salatnya)," ujar Sumanto di Rumah Sakit Jiwa Mental dan Narkoba milik Haji Supono Mustajab, Desa Bungkanel Kecamatan Karanganyar Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (25/7).

"Ora susah sing ayu, sing penting bisa ngurus inyong karo anak-anak ku (tidak harus cantik, yang penting bisa mengurusku dan anak-anak ku)," imbuhnya.

"Tapi, kalau diberi yang seperti Dewi Persik, ya tidak akan menolak," tambah Sumanto sambil tersipu malu.

Haji Supono Mustajab, pemilik Rumah Sakit Mental yang sudah mengurus Sumanto sejak tujuh tahun lalu mengatakan, sebulan terakhir ini Sumanto sering merengek kepadanya agar segera dicarikan istri.

"Waduh, kalau sedang tidak ada kegiatan, pasti ia akan merengek terus," cerita Mustajab.

Mustajab sendiri mengaku, saat memberikan ceramah dia sudah berkali-kali menawarkan kepada jamaahnya, siapa yang mau menjadi istri Sumanto. Namun hingga saat ini, belum ada yang mau menerima tantangan tersebut.

Padahal, kata dia, saat menawarkan kepada jamaahnya Supono mengatakan siapa pun istri Sumanto bisa menjadi orang terkenal. Selain itu, honor yang diterima Sumanto saat pengajian juga diperkirakan akan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mustajab pun mengisahkan, suatu hari dia pernah menawarkan pada Sumanto seorang perempuan yang bersedia dijadikan calon istri untuk Sumanto. Tapi usia perempuan itu sudah 60 tahun. Apa jawaban Sumanto saat itu?

"Ya ajalah, mengko bar kawin langsung mati (ya janganlah, nanti setelah menikah bisa langsung meninggal)," ujar Supano menirukan ucapan Sumanto kala itu.

Sumanto sendiri pernah mogok makan satu minggu gara-gara ditolak keluarganya. Waktu itu, dia hendak minta doa restu agar niatannya memperoleh istri bisa kesampaian. Bukannya mendapatkan restu, ibu dan adiknya bahkan kabur karena ketakutan.

Lantas, bagaimana tanggapan perempuan-perempuan yang tinggal di sekitar rumah sakit itu.

"Wah ya takut mas, kalau nanti dimakan gimana," ujar Siti, salah satu tetangganya.

Bulan puasa ini, Sumanto laris diundang menjadi tamu acara pengajian di berbagai daerah. Kadang-kadang, dia bersama Aris Kondangin yang juga asal Purbalingga. Kehadiran Sumanto sendiri menjadi daya tarik pengajian dan mampu menghadirkan banyak orang.

"Kalau ada pembangunan masjid, biasanya Sumanto diundang agar sumbangannya bisa untuk melanjutkan pembangunan masjid," lanjut Mustajab sembari tersenyum.

Sumber: http://goo.gl/ZJWuAZ
===========

Cerita Sumanto sang kanibal.

Rencananya, Sumanto akan Memakan Tujuh Orang. Sang Kanibal Mengaku Makan Tiga Orang.

”Kalau anak seusia dia, rasanya mungkin lebih gurih,” kata Sumanto manusia kanibal di tengah kerumunan warga Desa Plumutan Kecamantan Kamangkon Purbalingga Jawa Tengah, setelah melihat anak usia 12 tahun melintas di depannya. Seperti yang ditirukan Waryo, tetangganya, kata-kata yang keluar dari mulut Sumanto dianggap sebagai guyonan kosong. Masyarakat tidak mengira bahwa yang dikatakan Sumanto adalah keinginan yang sebenarnya.

Pembicaraan mengenai manusia kanibal tersebut semakin ramai karena Sumanto mengaku sedikitnya ia telah menyantap tiga orang. Dua orang pertama dibunuh lebih dahulu, kemudian dimakan. Ketiga Mbah Rinah (81), Warga Desa Srengseng Kecamatan Kemangkon, yang dicurinya dari kuburan, 16 jam setelah penguburannya.

Menyantap daging manusia bagi Sumanto merupakan kebutuhan, setelah dia menimba ilmu sesat untuk memperolah ilmu kesaktian yang dipelajari dari gurunya, Taslim yang kini tinggal di Temanggung Jawa Tengah. Antara murid dan guru pertama kali bertemu di perantauan, Lampung. Kesempurnaan ilmu akan tercapai jika sudah menyantap tujuh manusia.

Daging Mbah Rinah ternyata tidak hanya dinikmati oleh Sumanto. Bapaknya, Mulyowikarta (68) yang tinggal di belakang rumahnya juga diberi sebanyak tujuh potong setelah disatai. ”Saya bilang ini daging kambing yang sudah dimasak, dan bapak menerimanya kemudian memakannya,” kata Sumanto.

Sumber: http://goo.gl/qRts3F