Lantunan Adzan, Getarkan Hati Musisi Barry “Saint Loco” untuk Hijrah Menjadi Mualaf

Channel: AVnewsTV9

146,519

TIP: Right-click and select "Save link as.." to download video

Initializing link download... Initializing link download.....

Pergolakan Hati Vokalis Saint Loco Sebelum Masuk Islam.

Vokalis grup musik Saint Loco, Berry Manoch, mengalami pergolakan batin sebelum memutuskan masuk Islam. Berry sempat tak percaya dengan jalan yang dipilih. Namun, setelah belajar Islam, akhirnya hatinya mantap untuk mengucapkan dua kalimat Syahadat.

“Saya terharu dan pernah menangis di kamar lalu bertanya sama Essa [sahabat Berry], ada apa ini,” tutur Berry.

Berry mengaku sebelumnya sama sekali tak tahu soal Islam. Dia mengenal Islam sebagaimana dicitrakan negatif oleh berbagai media di luar negeri. Namun setelah belajar Islam, dia mengakui bahwa pikiran itu ternyata salah.

“Ternyata Islam yang diajarkan oleh Rasul ajaran kedamaian sejati, tidak seperti apa yang saya pernah pikirkan. Belajar dari ajaran sosok Rasul juga akhirnya mantap dan tidak menduga akan seperti ini di kehidupan saya,” ucap Berry.

Tak butuh waktu lama bagi Berry untuk menemukan Islam. Setelah dua setengah bulan belajar, keinginan untuk bersyahadat pun diwujudkan.

Sumber: http://goo.gl/q2nWd3
==============

Direstui Ibu Masuk Islam, Berry `Saint Loco` Terharu.

Vokalis grup band Saint Loco, Berry Manoch, mengaku tak mudah memutuskan menjadi mualaf. Keputusan itu menuai pro dan kontra. Dan banyak pendapat yang tidak setuju dengan keputusannya masuk Islam.

“Jadi omongan dan kebanyakan tidak terima dengan apa yang saya putuskan,” tutur Berry.

Namun Berry bersyukur. Keputusan ini mendapat dukungan dari keluarga dekat. Terutama sang ibu. “Alhamdulillah punya ibu yang sangat luar biasa. Awalnya beliau kaget, tapi pada akhirnya bisa merestui,” kata dia.

“Itu yang membuat saya terharu banget,” tambah pria yang kini mengubah namanya menjadi Muhammad Berry Al Fatah itu.

Tidak hanya keluarga. Rupanya sejumlah teman karibnya memberi dukungan penuh atas keputusan ini. Meskipun sekarang mereka beda keyakinan.

“Nah ini saya punya saudara yang luar biasa walaupun beda keyakinan justru yang paling menerima dan mendukung mereka. Awalnya kaget juga tapi intinya mereka sangat mendukung, saya bersyukur dari situ alhamdulillah,” ucap Berry.

Sumber: http://goo.gl/kUYOgf
===============

Dzikir Bikin Tubuh Barry `Saint Loco` Bergetar.

Keinginan Vokalis band Saint Loco, Barry Manoc memperdalam Islam sudah ada sejak dua bulan yang lalu. Hal ini dikatakan teman dekat Barry, Essa Muhammad. Seperti diketahui Barry mulai memeluk Islam sejak Jumat, 20 Maret 2015.

Esa mengatakan, Berry mengucapkan dua kalimat syahadat di Yayasan Indahnya Sedekah milik Essa Muhammad Foundation kawasan Jakarta Selatan.

"Tubuhnya gemetar, Alhamdulillah sekarang sudah mualaf. Sebenarnya dia tertarik untuk masuk islam dua bulan lalu, saya bilang pelajari dulu dan yakinkah hati," kata Essa.

Esa menambahkan, keputusannya memilih pindah keyakinan berasal dari dirinya sendiri. "Dia sendiri yang bilang ingin masuk Islam. Saya tidak mengajak atau memaksanya. Setelah dia mempelajari, dia pun yakin," tutur Essa.

Sejak menjadi mualaf, nama Barry pun berubah menjadi Muhammad Beery Al Fatah. Ketertarikan Berry dengan Islam diawali ketika dirinya memperdalam tentang dzikir.

"Saat dia belajar dizikir, Barry mengaku hatinya terenyuh. Kemudian dia menangis, tubuhnya semakin gemetar. Dia lalu ingat dengan dosa-dosanya, ingat kalau ada yang lebih besar dari dia. Di sini mungkin hidayah yang diterima kemudian memutuskan menjadi mualaf," ungkap Essa.

Jalan Barry menjadi mualaf diakui Essa bukanlah hal yang mudah. Pro dan kontra mewarnai perjalanan berhijrah pria yang pernah terkena siraman air keras ini.

"Sebelum masuk Islam, dia mengaku merasa tidak tenang. Terlebih saat musibah air keras itu, dirinya semakin berpikir mencari kenyamanan dan ketenangan hidup. Di sini Barry mulai ingin mengenal islam. Ada saja yang tidak suka, tetapi banyak juga yang mendoakan," kata Essa.

Tak hanya Barry yang menerima imbas berhijrah, Essa pun mengaku sering diteror yang diduga berasal dari penggemar atau orang terdekatnya.

"Saya juga diteror, bahkan diancam dibunuh. Mereka mungkin penggemar atau orang dekat Barry yang tidak suka, karena dulu dia itu pemuda yang taat dengan agama terdahulunya. Saya dibilang memaksa Barry jadi mualaf, padahal tidak," katanya.

Essa berharap hal ini tidak terus terjadi, "Keluarganya sudah tahu, ibunya Barry wanita yang bijaksana. Kaget sudah pasti, tetapi ibunya bilang kalau ini membuatnya bahagia ya jalanilah. Semoga tidak ada lagi yang menyalahkan orang lain atas hijrahnya Barry," harap Essa.

Sumber: http://goo.gl/1kHh1R
============