VIDEO Artis Juga Anggota DPR ARZETTI BILBINA Digrebek Dihotel Sedang Selingkuh Dengan TNI, HEBOH!!

Channel: Berita Penting Ga Penting

27,295

TIP: Right-click and select "Save link as.." to download video

Initializing link download... Initializing link download.....

HEBOH!! Artis Juga Anggota DPR ARZETTI BILBINA Digrebek Dihotel Sedang Selingkuh Dengan TNI, Parah!!!
HEBOH!! Artis Juga Anggota DPR ARZETTI BILBINA Digrebek Dihotel Sedang Selingkuh Dengan TNI, Parah!!!
HEBOH!! Artis Juga Anggota DPR ARZETTI BILBINA Digrebek Dihotel Sedang Selingkuh Dengan TNI, Parah!!!

Dikabarkan, Arzeti Bilbina (39) kedapatan berada di sebuah kamar hotel di Malang, Jawa Timur, Minggu, 25 Juni 2015, berdua dengan seorang pria lain yang bukan suaminya, dalam sebuah penggerebekan.

Namun, perempuan anggota DPR yang juga artis peran dan sesekali masih menjadi model itu membantah kabar tersebut.

Kabar itu beredar di sebuah grup WhatsApp (WA) wartawan di Jawa Timur pada Senin (26/10/2015).

"Share info : ijin melaporkan pada hari Minggu Tgl 25 Juni 2015 sekira pukul 13.30 WIB Denpom Divif 2 Kostrad mendapat telpon dari Letkol Psk Dicky meminta bantuan utk melakukan penggerebekan kasus perselingkuhan yg diduga dilakukan oleh angt TNI leting 97 dgn Sdr. Arzeti Bilbina istri bpk Didit ( sipil) yang sedang berada di Hotel Arjuna kmr 18 Lawang."

"Pukul 14.00 WIB Wadandenpom Divif 2 Kostrad Kapten Cpm Sandri beserta Kapten Cpm Prana bertemu dg Serka Arifin Staf Intel Yon Paskhas Malang yang sdh berada di TKP utk pengamatan."

"Sekira pukul 14.30 melaks penggerebekan dan mendapati Letkol Kav Risky Dandim Sidoarjo bersama Sdri.Arzeti bilbin sedang berduaan di kamar."

"Kemudian Letkol Kav Risky dan Sdri.Arzeti diamankan di Ma Denpom Divif 2, tdk lama kemudian suami sdri. Arzeti an. Bpk Didit datang ke Ma Denpom Divif 2 Kostrad."

"Hasil koord Asintel Kodam V/ Brw dan Denpom V/3 Malang sekira Pukul 16.30 WIB Letkol Kav Rizki, sdri. Arzeti dan suaminya bpk Didit dibawa ke Ma denpom V/3 Malang utk dilakukan proses lebih lanjut. Dump."

Kabar tersebut beredar tidak disertai dengan nama pihak yang merilisnya.