Tragedi Tragis Olimpiade China 2008

Channel: NTDIndonesian

2,159,405

TIP: Right-click and select "Save link as.." to download video

Initializing link download... Initializing link download.....

Koreografi pembukaan Olimpiade 2008 di China telah memukau dunia. Namun, sekarang Stadion Sarang Burung itu kosong, rusak dan hanya kenangan buruk dari Olimpiade yang tertinggal.

Wanita ini yang sedang sekarat adalah hasil dari penyiksaan dan pemenjaraan bertahun-tahun, sampai menderita gangguan saraf. Namanya adalah Chen Zhenping, seorang praktisi Falun Gong. Dia ditangkap pada malam Olimpiade bersama dengan puluhan aktivis hak asasi manusia, pemboikot, dan pemeluk agama. Sebuah gelombang penumpasan terbesar sebelum Olimpiade, disaat semua mata berpaling ke China, rezim komunis ingin memberikan kesan harmonis.

[Jin Zhaohuan, Putri Chen Zhenping ]:
"Ibu saya dipenjara lima kali. Dia dibebaskan tahun 2003, ditangkap kembali tahun 2008. Selama interval lima tahun, pihak berwenang menempatkan kami di bawah pengawasan rumah. Ibu dilarang pergi ke luar rumah. Kami tidak diberikan hak pribadi."

Sejak penangkapannya, Chen telah disiksa dan dilarang tidur di penjara wanita, Henan Xinxiang. Penjaga penjara mencoba membuat Chen meninggalkan keyakinannya dalam latihan spiritual Falun Gong. Selama 40 bulan, anggota keluarga dilarang mengunjunginya, sampai Agustus 2012, saat saudara Chen diizinkan berkunjung, dia melihat adiknya tidak mampu berdiri dan menderita gangguan saraf.

[Jin Zhaohuan, Putri Chen Zhenping ]:
"Sebelum tahun 1999, ibu saya terdiagnosa menderita kanker stadium akhir. Dokter di lima rumah sakit berkata bahwa ibu hanya ada waktu 3 bulan lagi untuk hidup. Namun, setelah dia mulai berlatih Falun Gong kesehatannya pulih dengan cepat, watak dan mentalitasnya sangat baik.

Latihan yang telah menyelamatkan hidupnya adalah alasan rezim komunis China membuat Chen dan keluarganya menderita.

Tak lama setelah penangkapan Chen tahun 2008, putrinya Jin berumur 19 tahun, pergi ke pengadilan lokal Zhaohuan untuk mengajukan banding, namun hakim yang menangani kasus secara terbuka memukulnya. Setelah dipaksa bersembunyi, dengan bantuan pemerintah Finlandia dan kakaknya yang tinggal disana, dia diselamatkan dari China dan sekarang tinggal bersama suaminya.

Amnesty International telah mengeluarkan permintaan pembebasan Chen Zhenping, pada empat kesempatan yang berbeda. Pada tahun 2010, kasus Chen Zhenping telah disampaikan kepada PBB dan setahun kemudian, Komisi Eropa untuk HAM termasuk Chen Zhenping ada pada daftar desakan pembebasan tahanan tidak bersalah terhadap PKC.